Kamis, 30 Mei 2013

Manusia dan harapan



Manusia dan harapan

. Kepercayaandiri

. Gairahmengatasikesulitan


Harapan
Setiapmanusiamempunyaiharapan. Manusia yang tanpaharapanberarti
manusiaitumatidalamhidup. Orang yang akanmeninggalsekalipun
mempunyaiharapan, biasanyaberupapesan-pesankepadaahliwarisnya.
Harapanbergantungpaapengetahuan, pengalaman, lingkunganhidupdan
kemampuanmasing-masing. Berhasilatautidaknyasuatuharapantergantung
padausaha orang yang mempunyaiharapan. Harapanharusberdasarkan
kepercayaan, baikkepercayaanpadadirisendiri, maupunkepercayaankepada
Tuhan yang mahaesa. Agar harapanterwujud, makaperluusahadengan
sungguh-sungguh. Biladibandingkandengancita-cita, makaharapan
mengandungpengertiantidakterlalumuluk, sedangkancita-citapadaumumnya
perlusetinggibintar. Antaraharapandancita-citaterdapatpersamaanyaitu :
keduanyamenyangkutmasadepankarenabelumterwujud, padaumumnya
IlmuBudayaDasarHalaman 1 dari 3 dengancita-citamaupunharapan orang menginginkanhal yang lebihbaikatau
meningkat.
Menurutkodratnyamanusiaituadalahmahluksosial. Setiaplahirkedunia
langsungdisambutdalamsuatupergaulanhidup, yakniditengahsuatukeluarga
dananggotamasyarakatlainnya. Ada duahal yang mendorongmanusiahidup
dalampergaulanmanusia lain yaitudorongankodratdandorongankebutuhan
hidup.
Menurut Maslow sesuaidengankodratdandorongankebutuhanhidupitu
makamanusiamempunyaiharapan. Padahakekatnyaharapanituadalah
keinginanuntukmemenuhikebutuhanhidupnya. Sesuaidengankodratnya
harapanmanusiaataukebutuhanmanusiaituadalah :
1. kelangsugnanhidup
2. keamanan
3. hakdankewajibanmencintaidandicintai
4. diakuilingkungan
5. perwujudancita-cita

Kepercayaan
Kepercayaanberasaldari kata percayaartinyamengakuiataumeyakini
akankebenaran. Kepercayaanadalahhal-hal yang berhubungandengan
pengakuanataukeyakinanakankebenaran. Dasarkepercayaanituadalah
kebenaran. Kebenaranataubenaramatpentingbagimanusia. Setiap orang
mendambakannya, karenaiamempunyaiartikhususbagihidupnya. Ia
merupakan focus darisegalapikiran, sikapdanperasaan. Dalamtingkahlaku,
perbuatanmanusiaselaluhati-hati agar merekatidakmenyimpangdari
kebenaran. Manusiasadarbahwaketidakbenarandalambertindak, berucap
dapatmencemarkanataumenjatuhkannamanya.
DrYuyunsuriasumantridalambukunyafilsafatilmumengemukakantiga
teoritentangkebenaran :
1. teorikoherensi; suatupernyataandianggapbenarbilapernyataanitu
bersifatkoherenataukonsistendenganpernyataan–pernyataan
IlmuBudayaDasarHalaman 2 dari 3 sebelumnya yang dianggapbenar. Misalnyasetiapmanusiapastimati.
Paul manusia. Paul pastimati.
2. teorikorespondensi’teori yang menyatakanbahwasuatupernyataan
benarbilamateripengetahuan yang dikandungpenyataanitu
berkorespondesni (berhubungandengan) obyekyagnditujuoleh
pernyataantersebut.
3. teoripragmatis’Kebenaransuatupernyataandiukurdengan criteria
apakahpernyataantersebutbersifatfungsionaldalamkehidupan
praktis

Dasarkepercayaanadalahkebenaran, sumberkebenaranadalahmanusia.
Kepercayaanitudapatdibedakanatas :
1. kepercayaanpadadirisendiri
2. kepercayaanpada orang lain
3. kepercayaanpadapemerintah
4. kepercayaanpadaTuhan

Menurutkodratnyamanusiaituadalahmahluksosial. SetiapLahirkedunialangsungdisambutdalamsuatupergaulanhidup, yakni di tengahsuatukeluargaatauanggotamasyarakatlainnya. Tidakadasatupunmanusia yang luputdaripergaulanhidup.Ditengah-tengahmanusia lain itulah ,seseorangdapathidupdanberkembangbaikfisik/jasmanimaupun mental/spiritualnya.

Ada duahal yang mendorong orang hidupbergauldengan orang lain yaitudorongankodratdandorongankebutuhanhidup.

Gairahmengatasikesulitan
Gairahmengatasikesulitanialahsifat, keadaan, ataupembawaanalamiah yang sudahterjelmadalamdirimanusiasejakmanusiaitudiciptakanolehTuhan. Dorongankodratmenyebabkanmanusiamempunyaikeinginanatauharapan, misalnyamenangis, tertawa, bergembira, dansebagainya. Kodratjugaterdapatpadabinatang, walaubagaimanapunjugabesarsekaliperbedaannya. Dalamdirimanusiamasing-masingsudahterjelmasifat, kodratpembawadankemampuanuntukhidupbergaul, hidupbermasyarakatatauhidupbersamadenganmanusia lain. DenganKodratini, makamanusiamempunyaiharapan.

DoronganKebutuhan
Sudahkodrat pula bahwamanusiamempunyaibermacam-macamkeebutuhanhidup.
KebutuhanhiduppadadasarnyadapatdibedakanatasKebutuhanJasmanidanKebutuhanRohani.
Untukmemenuhisemuakebutuhanitumanusiabekerjasamadenganmanusia lain. Hal inidisebabkan ,kemampuanmanusiasangatterbatas , baikkemampuanfisikmaupunkemampuanberpikir.



Menurut Abraham Maslow sesuaidengankodratnyaHarapandanKebutuhanManusiayaitu :

a) kelangsunganhidup (survival)

Untukmelangsungkanhidupnyamanusiamembutuhkansandang, ppangandanpapan (tempattinggal). Kebutuhankelangsunganhidupiniterlihatsejakbayilahir.

Setiapbayibegitulahir di bumimenangis; iatelahmengharapkandiberimakan/ minum. Kebutuhanakanmakan/minumini terns berkembangsesuaidenganperkembanganhidupmanusia

b) keamanan ( safety )

Setiap orang membutuhkankeamanan. Sejakseoranganaklahiriatelahmembutuhkankeamanan. Begitulahir, dengansuaratangis, itupertandamintaperlindungan. Setelahagakbesar, setiapanakmenangisdiaakandiamsetelahdipelukolehibunya. Setelahbertambahbesariaingindilindungi. Rasa amantidakharusdiwujudkandenganperlindungan yang nampak, secara moral pun orang lain dapatmemberi rasa aman. Dalamhalini agama seringmerupakancaramemperolehkemananmorilbagipemiliknya. Walaupunsecarafisikkeadaannyadalambahaya, keyakinanbahwaTuhanmemberikanperlindunganberartisudahmemberikankeamanan yang diharapkan.

c) hakdankewajibanmencintaidandicintai (be loving and love)

Tiap orang mempunyaihakdankewajiban. Denganpertumbuhanmanusiamakatumbuh pula kesadaranakanhakdankewajiban. Karenaitutidakjaranganak-anakremajamengatakankepada ayah atauibu. “IbuinikokmenganggapRenymasihkecil raja, semuadiatur!”Itusuatupertandabahwaanakitutelahtambahkesadaranakanhakdankewajibannya.Bilaseorangtelahmenginjakdewasa, makaiamerasasudahdewasa, sehinggasudahsaatnyamempunyaiharapanuntukdicintaidanmencintai.
Sebabumumnyaremajamulaimenentangsifat-sifat orang tua yang dianggaptidaksesuaidenganalamnya.

d) diakuilingkungan (status)

Setiapmanusiamembutuhkan status. Siapa, untukapa, mengapamanusiahidup, Status itupenting, karenadengan status orang tahusiapadiaHargadiri orang antara lain melekatpada status orang itu. Misalnyaadaanak haram, biarpunanak haram itutingkahlakunyabaikdantidakberdosasebab yang berdosa orang tuanya, namunmasyarakattetapmemberikan cap yang negatif.

e) perwujudancita-cita (self actualization)

Selanjutnyamanusiaberharapdiakuikeberadaannyasesuaidengankeahliannyaataukepangakatannyaatauprofesinya. Padasaaritumanusiamengembangkanbakatataukepandaiannya agar iaditerimaataudiakuikehebatannya.




Kamis, 02 Mei 2013

betawi

Suku Betawi adalah sebuah suku bangsa di Indonesia yang penduduknya umumnya bertempat tinggal di Jakarta.
Sejumlah pihak berpendapat bahwa Suku Betawi berasal dari hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa di masa lalu. Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia. Apa yang disebut dengan orang atau suku Betawi sebenarnya terhitung pendatang baru di Jakarta. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Jawa, Arab, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, Melayu dan Tionghoa.
Namun pihak lain berpendapat bahwa Suku Betawi berasal dari hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa pada masa lalu ternyata tidak sepenuhnya benar karena eksistensi suku Betawi menurut sejarawan Sagiman MD telah ada serta mendiami Jakarta dan sekitarnya sejak zaman batu baru atau pada zaman Neoliticum, penduduk asli Betawi adalah penduduk Nusa Jawa sebagaimana orang Sunda, Jawa, dan Madura. [1] Pendapat Sagiman MD tersebut senada dengan Uka Tjandarasasmita yang mengeluarkan monografinya "Jakarta Raya dan Sekitarnya Dari Zaman Prasejarah Hingga Kerajaan Pajajaran (1977)" mengungkapkan bahwa Penduduk Asli Jakarta telah ada pada sekitar tahun 3500 - 3000 sebelum masehi.
Namun menurut sebagian Peneliti yang sepaham dengan Lance Castles yang pernah meneliti tentang Penduduk Jakarta dimana Jurnal Penelitiannya diterbitkan tahun 1967 oleh Cornell University dikatakan bahwa secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Jawa, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, dan Melayu serta suku-suku pendatang, seperti Arab, India, Tionghoa, dan Eropa.
Pada penelitiannya Lance Castles menitik beratkan pada empat sketsa sejarah yaitu :
  1. Daghregister, yaitu catatan harian tahun 1673 yang dibuat Belanda yang berdiam di dalam kota benteng Batavia.
  2. Catatan Thomas Stanford Raffles dalam History of Java pada tahun 1815.
  3. Catatan penduduk pada Encyclopaedia van Nederlandsch Indie tahun 1893
  4. Sensus penduduk yang dibuat pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1930.
Dimana semua sketsa sejarahanya dimulai pada tahun 1673 (Pada Akhir Abad ke 17), sketsa inilah yang oleh sebagian ahli lainnya dirasakan kurang lengkap untuk menjelaskan asal mula Suku Betawi dikarenakan dalam Babad Tanah Jawa yang ada pada abad ke 15 (tahun 1400-an Masehi) sudah ditemukan kata "Negeri Betawi" [2]

http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Betawi

Pengertian dan Definisi Budaya Menurut Para Ahli


Sebuah pepatah latin kuno yang mencerminkan tentang  kebudayaan adalah : TEMPUS MUTANTUR, ET NOS MUTAMUR IN ILLID. Yang artinya: Waktu berubah, dan kita (ikut) berubah juga di dalamnya. Pepatah tersebut menunjukkan kepada kita bahwa seiring konteks zaman yang berubah, orang-orang dengan alam pikir dan rasa, karsa, dan cipta, kebutuhan dan tantangan yang mengalami perubahan, serta budaya pun ikut berubah.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi budaya menurut beberapa ahli :

# KROEBER dan KLUCKHOHN
Budaya menurut definisi deskriptif:
cenderung melihat budaya sebagai totalitas komprehensif yang menyusun keseluruhan hidup sosial sekaligus menunjukkan sejumlah ranah (bidang kajian) yang membentuk budaya
Budaya menurut difinisi historis :
cenderung melihat budaya sebagai warisan yang dialihturunkan dari generasi satu ke generasi berikutnya
Budaya menurut definisi normatif:
bisa mengambil 2 bentuk. Yang pertama, budaya adalah aturan atau jalan hidup yang membentuk pola-pola perilaku dan tindakn yang konkret. Yang kedua, menekankan peran gugus nilai tanpa mengacu pada perilaku
Budaya menurut definisi psikologis:
cenderung memberi tekanan pada peran budaya sebagai piranti pemecahan masalah yang membuat orang bisa berkomunikasi, belajar, atau memenuhi kebutuhan material maupun emosionalnya
Budaya menurut definisi struktural:
mau menunjuk pada hubungan atau keterkaitan antara aspek-aspek yang terpisah dari budaya sekaligus menyoroti fakta bahwa budaya adalah abstraksi yang berbeda dari perilaku konkret
Budaya dilihat dari definisi genetis:
definisi budaya yang melihat asal usul bagaimana budaya itu bisa eksis atau tetap bertahan. Definisi ini cenderung melihat budaya lahir dari interaksi antar manusia dan tetap bisa bertahan karena ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya


# LEHMAN, HIMSTREET, dan BATTY
Budaya diartikan sebagai sekumpulan pengalaman hidup yang ada dalam masyarakat mereka sendiri. Pengalaman hidup masyarakat tentu saja sangatlah banyak dan variatif, termasuk di dalamnya bagaimana perilaku dan keyakinan atau kepercayaan masyarakat itu sendiri


# MOFSTEDE
Budaya diartikan sebagai pemrograman kolektif atas pikiran yang membedakan anggota-anggota suatu kategori orang dari kategori lainnya. Dalam hal ini, bisa dikatan juga bahwa budaya adalah pemrograman kolektif yang menggambarkan suatu proses yang mengikat setiap orang segera setelah kita lahir di dunia


# BOVEE dan THILL
Budaya adalah system sharing atas simbol - simbol, kepercayaan, sikap, nilai-nilai, harapan, dan norma-norma untuk berperilaku


# MURPHY dan HILDEBRANDT
Budaya diartikan sebagai tipikal karakteristik perilaku dalam suatu kelompok. Pengertian in juga mengindikasikan bahwa komunikasi verbal dan non verbal dalam suatu kelompok juga merupakan tipikal dari kelompok tersebut dan cenderung unik atau berbeda dengan yang lainnya


# MITCHEL
Budaya merupakan seperangkat nilai-nilai inti, kepercayaan, standar , pengetahuan, moral hukum, dan perilaku yang disampaikan oleh individu - individu dan masyarakat, yang menentukan bagaimana seseorang bertindak, berperasaan, dan memandang dirinya serta orang lain.


Dari beberapa definisi budaya menurut para ahli diatas, bisa diambil kesimpulan tentang beberapa hal penting  yang dicakup dalam arti budaya yaitu: sekumpulan pengalaman hidup, pemrograman kolektif, system sharing, dan tipikal karakteristik perilaku setiap individu yang ada dalam suatu masyarakat, termasuk di dalamnya tentang bagaimana sistem nilai, norma, simbol-simbol dan kepercayaan atau keyakinan mereka masing-masing.


Budaya sendiri mempunyai beberapa tingkatan yang secara praktis bisa dijelaskan seperti berikut ini:
Tingkat formal
Dalam tingkat formal, budaya merupakan sebuah tradisi atau kebiasaan yang dilakukan oleh suatu masyarakat secara turun menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya

Tingkat informal:
pada tingkatan informal ini, budaya banyak diteruskan oleh suatu masyarakat dari generasi ke generasi berikutnya melalui apa yang didengar, dilihat, dipakai, dan dilakukan tanpa diketahui alasannya mengapa hal itu dilakukan

Tingkat teknis:
Pada tingkat teknis ini, bukti-bukti dan aturan-aturan merupakan hal yang paling penting. Sehingga terdapat penjelasan logis mengapa sesuatu harus dilakukan dan yang lain tidak boleh dilakukan.

http://carapedia.com/pengertian_definisi_budaya_menurut_para_ahli_info481.html